Apakah kamu punya mimpi ?

Cerita ini kupersembahkan bagi mereka yang belum melihat bahwa mentari sungguh indah bersinar..Cerita ini kupersembahkan bagi mereka yang belum menyadari bahwa hidup adalah perjuangan.

* * *

Hari pertama kuliah di kampus, profesor memperkenalkan diri dan menantang kami untuk berkenalan dengan seseorang yang belum kami kenal. Saya berdiri dan melihat sekeliling ketika sebuah tangan lembut menyentuh bahu saya.

Saya menengok dan mendapati seorang wanita tua, kecil, dan berkeriput memandang dengan wajah yang berseri-seri dengan senyum yang cerah. Ia menyapa, “Halo anak cakep. Namaku Rose. Aku berusia delapan puluh tujuh. Maukah kamu memelukku?” Saya tertawa dan dengan antusias menyambutnya, “Tentu saja boleh!”. Dia pun memberi saya pelukan yang sangat erat.
“Mengapa kamu ada di kampus pada usia yang masih begitu muda dan tak berdosa seperti ini?” tanya saya berolok-olok. Dengan bercanda dia menjawab, “Saya di sini untuk menemukan suami yang kaya, menikah, mempunyai beberapa anak, kemudian pensiun dan bepergian.”

“Ah yang serius?” pinta saya. Saya sangat ingin tahu apa yang telah memotivasinya untuk mengambil tantangan ini di usianya.
“Saya selalu bermimpi untuk mendapatkan pendidikan tinggi dan kini saya
sedang mengambilnya!” katanya. Setelah jam kuliah usai, kami berjalan menuju kantor senat mahasiswa dan berbagi segelas chocolate milkshake. Kami segera akrab.

Dalam tiga bulan kemudian, setiap hari kami pulang bersama-sama dan bercakap-cakap tiada henti. Saya selalu terpesona mendengarkannya berbagi pengalaman dan kebijaksanaannya. Setelah setahun berlalu, Rose menjadi bintang kampus dan dengan mudah dia berkawan dengan siapapun. Dia suka berdandan dan segera mendapatkan perhatian dari para mahasiswa lain. Dia pandai sekali menghidupkannya suasana.

Pada akhir semester kami mengundang Rose untuk berbicara di acara makan malam klub sepak bola kami. Saya tidak akan pernah lupa apa yang
diajarkannya pada kami. Dia diperkenalkan dan naik ke podium. Begitu dia mulai menyampaikan pidato yang telah dipersiapkannya, tiga dari lima kartu pidatonya terjatuh ke lantai. Dengan gugup dan sedikit malu dia bercanda pada mikrofon. Dengan ringan berkata, “Maafkan saya sangat gugup. Saya sudah tidak minum bir. Tetapi wiski ini membunuh saya. Saya tidak bisa menyusun pidato saya kembali, maka ijinkan saya menyampaikan apa yang saya tahu.”

“Kita tidak pernah berhenti bermain karena kita tua. Kita menjadi tua karena berhenti bermain. Hanya ada satu rahasia untuk tetap awet muda, tetap menemukan humor setiap hari. Kamu harus mempunyai mimpi. Bila kamu
kehilangan mimpi-mimpimu, kamu mati. Ada banyak sekali orang yang berjalan di sekitar kita yang mati namun mereka tak menyadarinya.”
“Sungguh jauh berbeda antara menjadi tua dan menjadi dewasa. Bila kamu berumur sembilan belas tahun dan berbaring di tempat tidur selama satu tahun penuh, tidak melakukan apa-apa, kamu tetap akan berubah menjadi dua puluh tahun. Bila saya berusia delapan puluh tujuh tahun dan tinggal di tempat tidur selama satu tahun, tidak melakukan apapun, saya tetap akan menjadi delapan puluh delapan. Setiap orang pasti menjadi tua. Itu tidak membutuhkan suatu keahlian atau bakat. Tumbuhlah dewasa dengan selalu mencari kesempatan dalam perubahan.”

“Jangan pernah menyesal. Orang-orang tua seperti kami biasanya tidak menyesali apa yang telah diperbuatnya, tetapi lebih menyesali apa yang tidak kami perbuat. Orang-orang yang takut mati adalah mereka yang hidup dengan penyesalan.”

Rose mengakhiri pidatonya dengan bernyanyi “The Rose”.
Dia menantang setiap orang untuk mempelajari liriknya dan menghidupkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Akhirnya Rose meraih gelar sarjana yang telah diupayakannya sejak beberapa tahun lalu. Seminggu setelah wisuda, Rose meninggal dunia dengan damai. Lebih dari dua ribu mahasiswa menghadiri upacara pemakamannya sebagai penghormatan pada wanita luar biasa.

fin

* * *

Cerita diatas mengajarkan kita banyak hal, sesuatu yang dapat mengubah dirimu dan aku saat ini juga. So listen to me.. hehe

1. Mulailah dengan membuat tujuan hidupmu..
Apakah kamu punya mimpi ? Apakah kamu punya tujuan didalam hidup?
Coba telaah lagi semua yang telah kau lakukan, apakah sejalan dengan tujuan hidupmu ?
Kebanyakan mereka yang gagal adalah mereka yang tidak bisa mendefinisikan tujuan hidupnya. Mereka tidak tau kemana arah mereka akan melangkah, mereka hanya terbawa arus dalam hidup. Dan akhirnya, hidup hanya akan menjadi suatu rutinitas yang membosankan. Tidak ada semangat, tidak ada daya juang, karena sebenarnya mereka tidak tau apa yang harus diperjuangkan.
Jadi mulai sekarang ciptakan mimpimu..
Jangan pernah takut untuk bermimpi, layaknya Rose yang mempunyai mimpi untuk menyelesaikan kuliahnya dan ternyata mimpi itu berhasil. Mungkin bagi sebagian orang hal ini diluar rasional akal pikiran, tapi justru hal-hal seperti iitu yang bisa menciptakan segala sesuatu yang belum terjadi. Layaknya inovasi, semua itu datangnya dari khayal yang disempurnakan oleh pengetahuan. Bagaimana manusia bisa menginjakkan kakinya ke bulan kalau sebelumnya mereka tidak berfikir bahwa itu hal yang mungkin. Dan bagaimana mungkin manusia dapat melakukan itu kalau saja mereka tidak mempunyai pengetahuan tentang luar angkasa dan segala macam ilmu fisika, astronomi dll yang terkait didalamnya.
“Imagination is better than knowledge. Knowledge is limited. Imagination encircles the world” – Albert Einstein.
Masa depan adalah kepunyaan mereka yang melihat kemungkinan-kemungkinannya sebelum menjadi kenyataan.

2. Tetaplah berharap dan bertekun
Kalau kamu sudah mempunyai mimpi.. Jangan pernah berhenti untuk memimpikannya. Jangan pula kamu sering mengganti-ganti mimpi itu dengan yang lain. Karena hal ini dapat mengakibatkan kamu kehilangan arah dalam hidup. Tentukan tujuan yang utama dalam hidupmu.

Dan ingat, tidak ada sesuatu yang langsung dapat kita raih. Untuk mencapai mimpi itu diperlukan suatu usaha dan pengorbanan.

Bukankah ribuan kilometer perjalanan dimulai dengan satu langkah..

Sesuatu yang besar juga dimulai dari hal-hal yang kecil.
Jadi mulai sekarang, lakukanlah hal-hal kecil hari ini yang mendukung tujuan hidupmu. Memang dalam pencapaiannya, akan banyak sekali hambatan dan rintangan yang datang menghadang (duileehh bahasanya). Kalo kata elmo “Lo pikir masalah datang satu-satu..enak aja !!” Begitu banyaknya hambatan dan rintangan dalam mencapai mimpi itu seringkali membuat kita sekejap menyerah. Tapi kalau kamu berpegang pada pengharapan, hal ini lah yang akan membawa kamu kedalam keberhasilan. Jangan lemah dan tawar hati, bertekunlah senantiasa dalam pengharapan itu.

Masalah bukan dijadikan musuh tetapi dijadikan sahabat, karena masalah datang bukan tanpa arti tetapi punya maksud dan tujuan. Kegagalan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, karena sebenarnya dari kegagalan itu kita bisa belajar mengenai apa yang salah dan apa yang harus diperbaiki, apa yg benar dan apa yg harus ditingkatkan. Dalam hal ini kita akan dibentuk menjadi seorang yang tangguh dan dewasa, yang tau mana yang baik dan buruk untuk hidupnya.
Justru kegagalan abadi adalah mereka yang tidak mau mencoba dan tidak akan pernah tau medan pertempuran yang sebenarnya.
Ayo teman, dalam cerita diatas Rose sudah mengatakan bahwa tidak ada kata terlambat bagi mereka yang mau belajar untuk berubah. Tidak ada kata terlambat untuk sesuatu yang bisa kau lakukan sekarang. Rose berkata bahwa mereka tidak pernah menyesal dengan apa yang mereka perbuat pada masa muda, tetapi mereka menyesal dengan apa yang mereka tidak perbuat.

“The only man who never makes mistakes is the man who never does anything.” – Theodore Roosevelt

Ingatlah..

Menjadi tua adalah kemestian, tetapi menjadi dewasa adalah pilihan.

Say hello to sunshine. šŸ™‚

Iklan

~ oleh Risdo Wilson pada Desember 9, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: