hari ini gw sedih..

hari ini gw sedih.. mendungnya hati tak tertahankan..

kenapa ? karena temen2 gw langsung menghakimi gw sebagai orang opportunis.. haha.. seketika itu darah ni langsung naik ke otak.. pgn marah tapi gw lagi di posisi salah ya gw diam aja.

Gw ketawa dengernya.. malah senyum.. tp didalam lubuk hati gw yang paling dalam.. gw SEDIH.. gw sedih karena “kita ternyata tak bersaudara“. gw sedih karena segala usaha yang telah gw perbuat selama ini sekejap saja tiba-tiba hilang karena gw ga datang doang pas acara.. Can u imagine that ?? (tepuk tangan buat lo yang ngomong td ama gw). Bukannya gw pgn membandingkan dengan orang-orang yang ga sering datang.. cuma gw sedih karena sebenernya “persaudaraan itu emang hanya dikulit aja”. Slogan yang selalu dibanggakan. mana ?? mana ?? kok gw ga merasa seperti saudara sama kalian.

Mana ada saudara menghakimi saudaranya. itu bukan saudara teman.. Saudara itu mengerti, bisa merasakan apa yang dirasakan temannya. Lo tau ga klo gw ada masalah keluarga ? lo tau ga klo gw ada masalah yang lain ? Pertanyaan ini kok ga yang pertama kali gw dengar dari kalian ? Malah caci maki yang gw dapat.. Pertanyaan ini malah terdengar dari orang-orang yang sebenarnya kalian anggap opportunis. Tersentak gw kalo ngebayangin ini semua.

dulu sempat gw berfikir kontra terhadap antipati teman2 gw. Masih berfikir pragmatis dalam menilai sesuatu. “Mereka ga datang karna mereka opportunis”. Simple dan menyakitkan, tapi sekarang gw sadar bahwa sebenernya “inilah gaya modern pembunuhan karakter seseorang”. Inilah sebenernya yang membuat mereka enggan untuk beraktivitas. Bukan karena kemauannya, tapi keadaan yang membuat seperti itu.

Sekarang gw sadar bahwa mereka (orang-orang yang dianggap opportunis) seluruhnya tidak salah.. Sistem ini yang salah. Budayanya yang salah. Orang-orang kurang objektif dalam menilai sesuatu, masih pragmatis dan terkesan taktis.

Hal ini perlu dibenahi teman, kita mulai dengan menghargai¬† perbedaan. Kita mulai dengan meniadakan jurang pemisah antara mana yang benar dan yang salah. Jangan pertanyakan siapa yang salah dan siapa yang benar. Itu ego yang berbicara. Katakan “kita harus maju” karena itu yang kita inginkan.. Mulai berfikir konstruktif bukan destruktif.

karena

Temanku adalah sahabatku…

Sahabatku adalah saudaraku..

Saudaraku adalah Aku..

Satu dipukul, semua balas memukul..

Iklan

~ oleh Risdo Wilson pada Januari 12, 2009.

4 Tanggapan to “hari ini gw sedih..”

  1. just wanna say:

    perbedaan itu biasa….

    krna perbedaan itu yg membuat kta bsa bersatu….

    jgn karna perbedaan jadi alasan…

    smua masalah ad jalannya… klo gak d coba we never know….

    bayangkan klo seluruh org berpikiran sama n tak berbeda sdikitpun….

    mending gua gak jdi org… binatang aja lah gua….

    piss yo..

    no offense…

    that’s only my opinion…. (a person opinion)

  2. “bagai sebuah titik di tengah selembar kertas putih”
    berfikir konstruktif bukan destruktif, awak sepakat kali bang

  3. adalah benar jika perbedaan yang ada itu tidak menjadi suatu penghalang untuk bersatu, justru perbedaan yang ada itu dipahami sebagai suatu yang indah. Manusia emang berbeda satu sama lain, hal ini terbentuk dari segi lingkungan sosial, zaman pada saat itu, tempat tinggalnya, dan budaya nya dll.
    Sesungguhnya orang yang dapat memahami orang lain adalah orang yang sangat dibutuhkan, bukan orang yang cerdas atau berintegritas tinggi saja, karena sebenarnya kita bekerja dalam sebuah team harus bisa mengerti orang lain.

  4. hmm…
    saudara itu harus mengerti keadaan saudaranya yang lain…
    itu yang isfa dapet selama interaksi…

    eh, izin ngelink blognya boleh ya bang?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: